top of page

Satu Abad Olimpiade Paris

Upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024 bikin banyak pihak geleng-geleng kepala. Jauh berbeda di tempat yang sama satu abad lampau.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Segmen hiburan pada Upacara Pembukaan Olimpiade Paris 2024 yang menuai kecaman (X @Olympics)

1 Agu 2024
5 menit membaca

Diperbarui: 10 Jul

UPACARA pembukaan Olimpiade XXXIII Paris, Prancis, pada Jumat (26/7/2024) banjir kecaman. Bukan hanya soal pengibaran bendera Olimpiade yang dikibarkan terbalik, tradisi defile kontingen atlet di stadion utama pun diganti dengan defile menggunakan perahu di Sungai Seine. Beberapa segmen hiburannya dinilai kelewatan dan sama sekali tidak menyampaikan pesan dan spirit olimpiade sebagaimana mestinya.


Salah satu perkaranya adalah penampilan laiknya agenda promosi LGBTQ+ dengan diramaikan para drag queen yang memparodikan scene relijius “Perjamuan Terakhir” yang terdapat dalam lukisan karya Leonardo da Vinci. Dalam penampilan itu para drag queen memparodikan diri sebagai Yesus Kristus dan para rasul dan muridnya dalam Perjamuan Terakhir.


Sejumlah pihak ramai-ramai mengutuk. Mulai dari sejumlah politisi sayap kanan Prancis, Donald Trump mantan sekaligus calon presiden Amerika Serikat, hingga Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdoğan. Jika Trump menilai penampilan kontroversial itu merupakan aib bagi olimpide, Presiden Erdoğan mengklaim tidak akan datang menghadiri event apapun di Olimpiade Paris 2024 dan akan mengadukan pelecehan agama itu ke Paus Fransiskus.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page