top of page

Sekolah Jerman di Sarangan

Terjebak Perang Dunia, anak-anak Jerman di Jawa terpaksa belajar di sekolah darurat yang dibuka di Sarangan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gadis-gadis kecil Jerman murid Sekolah Jerman di Sarangan semasa Perang Dunia II. (Djawa Baroe).

31 Jul 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 29 Jul

ADA yang dikelabang, ada pula yang dikuncir, tapi kebanyakan sekadar dibiarkan terurai rambutnya. Lalu ada yang tersenyum lebar, sedikit simpul senyum, tapi mayoritas ekspresi wajah mereka hanya diam entah karena malu ataupun bingung. Itulah ekspresi gadis-gadis cilik murid Sekolah Jerman yang ada di Sarangan, Jawa Timur. Bocah-bocah lugu yang tak tahu apa-apa soal politik itu hanyalah korban dari situasi perang yang melanda hampir setiap penjuru bumi alias Perang Dunia II.  


Kesialan melanda orang-orang Jerman di bekas Hindia Belanda setelah tentara Jerman menduduki Negeri Belanda pada 10 Mei 1940. Sebelum Jepang –sekutu Jerman dalam Perang Dunia II– datang pada 1942, banyak orang Jerman ditangkapi. Ada yang dikenai tahanan rumah. Bahkan ada orang Jerman yang hendak ditahan ke India. Penahanan-penahanan itu yang pasti memisahkan suami dari istri dan anak-anaknya.


Setelah 1942, orang Jerman bisa sedikit bernafas lega meski perang belum berakhir. Pasalnya, tentara Jepang telah menduduki Hindia Belanda. “Ketika kemudian wilayah Indonesia diduduki oleh pasukan Jepang, para interniran tersebut menjadi orang bebas,” tulis Julius Pour dalam Laksamana Sudomo Mengatasi Gelombang Kehidupan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
transparant.png
bottom of page