top of page

Seks Serdadu Belanda

Bagaimana para prajurit muda Belanda memenuhi kebutuhan biologis saat bertugas di Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Seorang babu di tengah para prajurit Belanda. Sumber: dokumentasi Flip Peeter.s

29 Nov 2018
4 menit membaca

Diperbarui: 8 Jul

ITJAH masih berusia 11 tahun ketika para serdadu berkulit putih itu datang ke Panyindangan, kampungnya di Sumedang. Mereka yang sebagian besar anak muda belasan tahun tersebut lantas mendirikan pos yang menempati sebuah rumah besar milik salah satu pemuka kampung. Kedatangan mereka disertai lima perempuan muda pribumi yang berfungsi sebagai babu (pembantu).


“Saya hanya ingat tiga di antaranya yakni Ceu Ipoh, Ceu Isah dan Ceu Marni. Mereka semuanya bertugas sebagai tukang masak, tukang setrika dan tukang cuci baju para serdadu,” kenang perempuan kelahiran tahun 1936 itu.


Dalam pengamatan Itjah, kelima babu itu sangat disayang. Para serdadu itu tak segan menghadiahi uang dan makanan kepada mereka. Bahkan ada di antaranya selalu terlihat mesra dengan anak-anak muda Belanda itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Orang-orang Jerman yang menentang Hitler berkumpul di Hotel Lutetia. Setelah Prancis diduduki Nazi, hotel mewah itu menjadi kantor intelijen militer Jerman.
Orang-orang Jerman yang menentang Hitler berkumpul di Hotel Lutetia. Setelah Prancis diduduki Nazi, hotel mewah itu menjadi kantor intelijen militer Jerman.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Ofisial pertandingan asal negeri terpencil yang jadi pujaan rakyat Inggris ini menjadi satu-satunya wasit yang namanya diabadikan untuk sebuah stadion.
Ofisial pertandingan asal negeri terpencil yang jadi pujaan rakyat Inggris ini menjadi satu-satunya wasit yang namanya diabadikan untuk sebuah stadion.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Sempat ragu memimpin gerakan bawah tanah melawan Nazi-Jerman, perempuan Prancis ini berhasil melakukan hal besar yang ikut menentukan jalannya Perang Dunia.
Sempat ragu memimpin gerakan bawah tanah melawan Nazi-Jerman, perempuan Prancis ini berhasil melakukan hal besar yang ikut menentukan jalannya Perang Dunia.
Hasil survei Literary Digest salah memprediksi pemenang pilpres AS 1936. Dua belas tahun kemudian giliran survei Crossley, Gallup, dan Roper.
Hasil survei Literary Digest salah memprediksi pemenang pilpres AS 1936. Dua belas tahun kemudian giliran survei Crossley, Gallup, dan Roper.
transparant.png
bottom of page