top of page

Pekerja Seks dalam Pusaran Revolusi Indonesia

Semasa revolusi, para pekerja seks di Yogyakarta dan beberapa kota lain direkrut untuk berjuang. Jalan pintas untuk naik derajat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi para pejuang era revolusi. (IPPHOS).

21 Sep 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 1 Mei

KEJARAN tentara Belanda dan bertebarannya mata-mata NICA di masa revolusi membuat Sukarno mencari cara untuk menghindari penangkapan. Dia akhirnya memutuskan untuk mengajak para pejabatnya masuk ke lokalisasi. Di sanalah mereka mengadakan rapat untuk menghindari endusan lawan.


Selain aman, lokalisasi merupakan sumber informasi akurat. “Pelacur adalah mata-mata yang paling baik di dunia,” kata Sukarno kepada Cindy Adams yang menuliskannya di Untold Story: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.


Revolusi tak hanya menarik kalangan terpelajar atau pemuda-tentara untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pekerja seks, maling, dan rampok pun banyak yang terlibat. Perempuan pekerja seks yang berjuang umumnya bertugas mengumpulkan informasi dan menyabotase musuh.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Tim Garuda Muda tengah “menyala”. Harapan kembali ke pentas olimpiade terbuka lebar setelah absen nyaris tujuh dekade di cabang sepakbola.
Solidaritas yang dibangun melalui sentimen rasialis dan keagamaan serta perasaan paling unggul dari yang lain semakin menggejala. Celakanya, ia ada peminatnya.
Solidaritas yang dibangun melalui sentimen rasialis dan keagamaan serta perasaan paling unggul dari yang lain semakin menggejala. Celakanya, ia ada peminatnya.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Superhero perempuan tangguh dari semesta Marvel. Membawa agenda pemberdayaan perempuan.
Superhero perempuan tangguh dari semesta Marvel. Membawa agenda pemberdayaan perempuan.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Tema budaya bahari dipilih untuk mengingatkan bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan dan laut sebagai penghubungnya.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
transparant.png
bottom of page