top of page

Sepak Terjang Pasukan 303

Pasukan 303 bermula pada masa revolusi kemerdekaan. Kesatuan tengkorak putih ini menumpas berbagai pemberontakan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Yonif Raider 303/Setia Sampai Mati Kostrad. (tni.mil.id).

21 Sep 2022
3 menit membaca

Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang dilakukan Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo, diikuti kabar adanya jaringan perjudian Konsorsium 303. Angka ini merujuk Pasal 303 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur tentang perjudian. Adanya Konsorsium 303, yang katanya terkait Ferdy Sambo, tentu mencemarkan angka 303. Padahal ada aset negara yang memakai angka itu, yakni Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 303.


Yonif Raider 303 yang berada di bawah Brigade Infanteri 13/Galuh Divisi Infanteri 1/Kostrad punya sejarah panjang. Kesatuan ini berawal dari Batalyon Pengawal Markas Besar Tentara (MBT) yang dipimpin oleh Mayor Ir. R. Sudarto dan wakilnya Kapten A. Nasuhi yang berkedudukan di Bintaran, Yogyakarta. Menurut buku Siliwangi dari Masa ke Masa, dari September 1945 sampai September 1949, batalyon ini aktif dalam perang kemerdekaan menghadapi Jepang, Belanda, dan penghancuran PKI Musso di Madiun.


Pada awal Agustus 1948, Batalyon Sudarto dikirim untuk menumpas PKI di Wonogiri, Baturetno, dan Wuriantoro. Dua kompi pasukan kalong PKI di bawah eks Mayor Sampir menyerah. Batalyon Sudarto kemudian bergerak ke daerah Pumeng Donorejo, Melati, Trenas, dan Pacitan. Di daerah Melati, Batalyon Sudarto berhasil menangkap gembong PKI eks Kolonel Yusuf Bakhri cs., merampas mesiu, peralatan, dan senjata. Batalyon Sudarto selanjutnya bergerak ke Pringsewu, Pringgadani, Sawangan, dan Tawangmangu, kemudian kembali ke Yogyakarta.



Ir. R. Sudarto, Komandan Batalyon Pengawal Markas Besar Tentara (MBT), cikal bakal Yonif 303. (Page Facebook Magelang Kembali).
Ir. R. Sudarto, Komandan Batalyon Pengawal Markas Besar Tentara (MBT), cikal bakal Yonif 303. (Page Facebook Magelang Kembali).

Pada November 1948, Batalyon Sudarto mengadakan konsolidasi di Magelang. Letkol Sudarto kemudian menjadi Komandan Brigade XVII yang dibentuk untuk menampung kesatuan-kesatuan pelajar yang tergabung dalam Tentara Pelajar.Sebelum menjadi Brigade XVII, brigade ini bernama Kesatuan Reserve Umum W (KRU W).


Sementara KRU Z masuk organik menjadi batalyon dari Brigade XIV/Siliwangi. Pada 17 Desember 1948, batalyon ini bergerak ke daerah Temanggung. Setelah Agresi Militer Belanda II, pada 19 Desember 1948 batalyon ini melakukan long march menuju Jawa Barat.



Kivlan Zen, mantan Komandan Yonif Raider 303/SSM Kostrad, dalam Personal Memoranda dari Fitnah ke Fitnah, menyebut bahwa Batalyon Infanteri Sudarto sebagai pengawal Presiden Sukarno tahun 1945 sampai akhir November 1948. Kemudian bertempur bersama Siliwangi melawan komunis dan Belanda pada saat Bung Karno ditawan Belanda. Setelah Bung Karno dibebaskan dan kembali ke Yogyakarta, Yonif Sudarto tetap mengikuti Siliwangi dan ikut kembali ke Jawa Barat.


Selanjutnya, Yonif Sudarto dipecah menjadi dua di Selawu, dekat Tasikmalaya. Dua kompi dipimpin oleh Kaharudin Nasution menjadi Yonif 303 dan berbasis di Cikajang, Garut. Sedangkan dua kompi dipimpin oleh Mung Parhadimulyo menjadi Yonif 305 dan berbasis di Karawang. Sehingga, tunggul atau lambang kedua yonif ini sama-sama tengkorang putih menggigit belati. Yang membedakan sesantinya: Yonif 303/Setya Perlaya sedangkan Yonif 305/Tengkorak.


Llambang Yonif 303/Setya Perlaya Divisi Siliwangi. (Repri Siliwangi dari Masa ke Masa).
Llambang Yonif 303/Setya Perlaya Divisi Siliwangi. (Repri Siliwangi dari Masa ke Masa).

Buku Siliwangi dari Masa ke Masa menyebut Yonif 303 lahir pada 1 September 1949 yang berturut-turut mengalami pergantian nama menjadi Batalyon D, Batalyon 123, dan Batalyon 303/Setya Perlaya. Setelah pengakuan kedaulatan (27 Desember 1949), batalyon ini terus mengadakan konsolidasi di bawah Mayor A. Nasuhi.


Dalam perjalanan sejarahnya, selain melawan PKI dan Belanda, Yonif 303/Setya Perlayajuga ikut menumpas Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) Westerling pada Januari 1950 di Bandung, PRRI pada 1959 di Sumatra, DI/TII Jawa Barat, DI/TII Kahar Muzakkar, dan PKI di Jawa Barat dan Jawa Tengah pasca peristiwa Gerakan 30 September 1965.



Pada 1986, Yonif 303/Setya Perlayadi bawah Mayor Kivlan Zen ditugaskan ke Timor Timur. Kivlan mengaku selalu berhasil dalam pertempuran melawan pasukan Fretilin sehingga mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Letnan Kolonel.


Pada saat Kivlan memimpin pasukan Yonif 303/Setya Perlayadi Timor Timur, Kostrad memberikan kesempatan untuk mengubah tunggul atau lambang kesatuan yang semula berada di bawah Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya, dan Kodam VII/Wirabuana menjadi tunggul kesatuan di bawah Kostrad.


Kivlan menganggap sesanti Setya Perlaya tidak dipahami prajurit karena berasal dari bahasa Sanskerta. Oleh karena itu, dia mengganti sesanti Setya Perlaya dengan Setia Sampai Mati (SSM). Sehingga, kesatuan ini disebut Yonif Raider 303/SSM Kostrad.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Dari sebuah pelana kuda, Hermes menjadi kunci untuk memasuki kalangan sosialita.
Dari sebuah pelana kuda, Hermes menjadi kunci untuk memasuki kalangan sosialita.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Mayoritas museum di Indonesia masih menampilkan sisi rekreasi.
Siapa yang punya ide mengubur orang meninggal?
Siapa yang punya ide mengubur orang meninggal?
Pemuda harus dilatih disiplin melalui olahraga agar negara hebat, dihormati, dan ditakuti, kata Mussolini.
Pemuda harus dilatih disiplin melalui olahraga agar negara hebat, dihormati, dan ditakuti, kata Mussolini.
transparant.png
bottom of page