top of page

Serangan Pertama Mongol ke Kerajaan Islam

Jenghis Khan meradang setelah utusan dagangnya dieksekusi. Khwarezmian pun menjadi kerajaan Islam pertama yang hancur di tangan pasukan Mongol.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan tentang kematian Muhammad II, Shah Khwarezmian. (Wikipedia).

  • 24 Feb 2020
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 18 Feb

DALAM perjalanannya meninggalkan Bukhara, Jenghis Khan memasuki musola, sebuah halaman bertembok tempat diadakannya salat selama ada perayaan di luar temboknya. Lalu ia berpidato di hadapan280 orangpriapaling kaya dan terkemuka di kota itu. Dari wajahnya terlihat ketakutan, tapi mereka penasaran untuk mendengarkan apa yang akan disampaikan oleh penguasa Mongol itu.


“Wahai orang-orang!” serunya. “Ketahuilah bahwa kalian telah melakukan dosa-dosa besar. Orang-orang besar di antara kalian telah melakukan dosa-dosa itu.”


“Jika kalian bertanya padaku bukti apa yang kumiliki atas kata-kata ini,” katanya melanjutkan. “Kukatakan itu terjadi karena aku adalah hukuman dari Tuhan. Jika kalian tidak melakukan dosa-dosa besar, Tuhan tak akan menimpakan hukuman seperti aku pada kalian.”

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
transparant.png
bottom of page