top of page

Serba-serbi Superhero Pertama Asia

Mulai Ōgon Bat hingga Ms. Marvel, dari Green Turtle sampai Sri Asih. Karakter pahlawan super Asia yang dulunya termarjinalkan kini unjuk kekuatan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ms. Marvel alias Kamala Khan yang jadi superhero muslim pertama diangkat ke layar kaca (Marvel Studios)

21 Jun 2022
7 menit membaca

Diperbarui: 18 Jul

AJANG AvengerCon yang semarak dan disesaki para fans kumpulan superhero The Avengers berubah kacau. Sesosok ABG yang ber-cosplay ala Captain Marvel low-budget di atas panggung panik sendiri dengan kekuatan yang dimilikinya. Sosok di balik topeng (cosplay) Captain Marvel itu ternyata gadis belia berdarah Pakistan, Kamala Khan (diperankan Iman Vellani).


Potongan adegan itu mengawali episode pertama seri waralaba bertajuk Ms. Marvel garapan penulis Bisha K. Ali. Penulis berdarah Pakistan itu sebelumnya tenar mengadaptasi karakter komik Marvel lain untuk dialihwahanakan ke seri waralaba Loki (2021).


Kali ini, Bisha mengadaptasi salah satu versi karakter Ms. Marvel, yakni Kamala Khan. Karakter ini sebelumnya muncul di versi komik Captain Marvel edisi ke-14 terbitan 14 Agustus 2013 ciptaan komikus yang juga beradarah Pakistan, Sana Amanat. Namun, dari hasil diskusi dengan Amanat kemudian, Bisha mengubah premis tentang bagaimana Kamala mendapatkan kekuatannya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page