top of page

Gundala Main Film

Film Gundala berbeda dengan versi komiknya. Tak ada kesan Yogyakarta, latar belakangnya sangat Jakarta.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Poster film Gundala besutan Joko Anwar yang dirilis di twitter pribadinya.

10 Apr 2018
2 menit membaca

Diperbarui: 18 Jul

SUTRADARA Joko Anwar dalam cuitannya di akun Twitter pribadinya mengumumkan niatnya menggarap film superhero Gundala.


Penggarapan film Gundala adalah proyek yang tertunda. Rencana itu pernah menjadi bahan perbincangan pada 2014. Hanung Bramantyo, sutradara ternama, saat itu mengumumkan dirinya membesut film tersebut. Tapi film tersebut gagal diproduksi, karena tak ada kecocokan sang sutradara dengan Bumilangit Studios, yang kini memegang hak karakter komik Gundala.


Gundala adalah karakter superhero yang diciptakan komikus Harya Suraminata atau lebih dikenal dengan nama Hasmi pada 1969. Jauh sebelum Hanung maupun Joko Anwar mengumumkan akan menyutradarai film ini, sebenarnya Gundala sudah difilmkan pada 1981.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Itaewon berkembang dari “desa orang asing” menjadi “zona internasional”. Disebut sebagai pintu gerbang menuju dunia.
Itaewon berkembang dari “desa orang asing” menjadi “zona internasional”. Disebut sebagai pintu gerbang menuju dunia.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
transparant.png
bottom of page