top of page

Soeharto: Mau Ganti Presiden? Jangan Ngotot

#2019GantiPresiden lagi marak. Bagaimana bila aksi ini terjadi di era Soeharto?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Aksi kampanye #2019GantiPresiden saat gelaran Car Free Day. (Youtube Jakartanicus).

7 Mei 2018
3 menit membaca

AKSI persekusi yang terjadi pekan lalu (29/4) di bundaran Hotel Indonesia, sempat menjadi perbincangan publik. Dalam gelaran rutin Car Free Day itu, sekelompok orang berkaos #2019GantiPresiden mengerumuni seorang perempuan yang mengenakan kaos #diasibukkerja.  Bersama anaknya, perempuan tersebut mendapat intimidasi. Mereka diteriaki dan disawer sejumlah uang oleh kelompok yang mengampanyekan gerakan mengganti presiden pada tahun depan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page