Ketika anggota Harimau Indonesia berhasil melarikan diri dengan bantuan warga, tentara KNIL mulai mengancam masyarakat sekitar untuk mencari Wolter dan teman-temannya.
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.