top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Menuturkan Sejarah Jakarta Lewat Furnitur

Beragam kisah tersimpan dalam sebuah furnitur. Tak hanya tentang material yang digunakan, tetapi juga siapa dan bagaimana kehidupan pemiliknya di masa lalu.

13 Okt 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Pameran temporer "Furnitur Bertutur" di Museum Sejarah Jakarta, 14 Oktober sampai 27 Desember 2024. (Amanda Rachmadita/Historia.ID).

Diperbarui: 13 Jan

SEBUAH benda tak hanya memiliki nilai fungsional atau kegunaan tetapi juga mengandung banyak kisah, terlebih bila benda tersebut telah dibuat sejak ratusan tahun silam. Hal inilah yang hendak dikesplorasi dalam pameran temporer bertajuk “Furnitur Bertutur” yang diselenggarakan di Museum Sejarah Jakarta atau dikenal juga dengan nama Museum Fatahillah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Riwayat Konglomerat Dasaad

Riwayat Konglomerat Dasaad

Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot yang Kontroversial

Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
bottom of page