top of page

Tempat Profesional Berlaga

Dari para pengusaha penggila bola, lahirlah Galatama yang melahirkan bintang-bintang ternama dan membawa sepakbola Indonesia berjaya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ricky Yacob memberikan pengarahan kepada anak-anak didiknya di SSB Ricky Yacobi. (Micha Rainer Pali/Historia.ID).

15 Apr 2023
6 menit membaca

SEMBARI mondar-mandir di sisi lapangan, dia terus mengawasi anak-anak berusia 8–12 tahun bermain sepakbola. Sorot matanya tajam. Sebentar-sebentar dia berteriak memberi pengarahan. Meski sudah rada gemuk, dia tak lelah mendampingi murid-muridnya mengolah si kulit bundar.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page