top of page

Tentara Jepang di Pulau Rempang dan Pulau Galang

Pulau Rempang dan Pulau Galang pernah menjadi tempat penampungan tentara Jepang yang akan dipulangkan ke negerinya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pelucutan senjata tentara Jepang oleh Sekutu tahun 1945. (ANRI).

15 Sep 2023
4 menit membaca

Diperbarui: 21 Feb

JEPANG menyerah kepada Sekutu pada 14 Agustus 1945. Berakhirlah pendudukan Jepang di Indonesia. Namun, Jepang diperintahkan menjaga status quo sampai datang pasukan Sekutu. Pihak Indonesia pun berusaha melucuti senjata Jepang. Ada tentara Jepang yang mau kerja sama, namun ada pula yang mematuhi perintah Sekutu, sehingga bentrokan pun tak terhindarkan.


Buku Siliwangi dari Masa ke Masa menyebut adu tenaga dengan Jepang, titik beratnya adalah perebutan senjata dari tangan Jepang. Perebutan senjata itu, di mana pihak Indonesia hanya bersenjata tradisional, dimulai secara perorangan kemudian menjadi gerakan massa. Caranya dengan diplomasi, intimidasi, dan pengepungan terhadap konsentrasi pasukan-pasukan Jepang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page