top of page

Teror Granat Mengguncang Ibukota Jakarta

Penggranatan terjadi lagi. Hampir 60 tahun silam, beberapa tempat di Jakarta menjadi sasaran penggranatan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Petugas mengamankan lokasi ledakan bom di pos polisi depan pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta, Kamis, 14 Januari 2015. (Nugroho Sejati/Historia.ID).

16 Nov 2015
4 menit membaca

Diperbarui: 10 Jul 2025

GRANAT dan bom rakitan meledak di kawasan perkantoran di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pukul 10:40, Kamis, 14 Januari 2016. Lima pelaku teror turut tewas dalam aksinya, setelah sebelumnya menembak secara membabi buta dan akhirnya meledakkan diri.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page