top of page

Tetsu Nakamura Sang Samurai Kemanusiaan

Pahlawan kemanusiaan di Afghanistan asal Jepang. Mendedikasikan hidupnya untuk masyarakat yang dikoyak perang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Dr. Tetsu Nakamura yang diberi gelar warga kehormatan Afghanistan tewas dalam serangan kelompok bersenjata, Rabu (4/12/2019) (Foto: auroraprize.com/ias.kyushu-u.ac.jp)

  • 9 Des 2019
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 30 Jun

LAIKNYA seorang samurai, Tetsu Nakamura tetap menyongsong permulaan hari dengan tegar betapapun di sekitarnya jamak ancaman. Rabu, 4 Desember 2019 itu ia teguh untuk berperjalanan jauh dari Jalalabad, Provinsi Nangarhar, Afghanistan, menuju lokasi proyek kemanusiaan yang tengah dijalaninya, sekira 25 kilometer dari Jalalabad.


Tak dinyana, di tengah jalan rombongan kendaraannya diserang kelompok bersenjata yang hingga kini belum jelas dari kelompok mana. Yang pasti, serangan itu bikin hari Rabu itu menjadi kelabu bagi keluarga Nakamura maupun segenap rakyat Afghanistan yang kehidupannya tertatih-tatih dikoyak konflik bersenjata.


Selain Nakamura, beberapa staf dan anggota polisi yang mengawal rombongan juga dilaporkan tewas. Nakamura masih hidup saat dibawa ke rumahsakit di Nangarhar. Kondisinya kritisnya membuat Nakamura mesti dirujuk ke fasilitas kesehatan militer Amerika di Bagram. Namun dalam perjalanan ke landasan udara untuk bisa diterbangkan ke Bagram, Nakamura mengembuskan nafas terakhir di usia 73 tahun.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
transparant.png
bottom of page