top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

The Lurking Threat of Frambusia

Frambusia is often compared to leprosy or even syphilis. It's not a deadly disease, yet it leaves a lifelong scar.

Oleh :
9 Nov 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Frambusia is a highly contagious disease that may cause death. (WHO archives)

  • 10 Nov 2024
  • 10 menit membaca

WHEN Soeharto resigned as president in May 1998, he said a memorable quote: “Ora dadi presiden yo rak pateken.” He compared 'not being president' as not getting patek (frambusia), which means he had nothing to lose. “The use of expression ora pateken in the Javanese sociocultural repertoire shows that patek disease is considered so serious. The expression means that Javanese people choose 'not to be something' rather than suffering from patek disease,” Bahauddin, a historian at Gajah Mada University, told Historia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page