top of page

Tiga Lagu Jadi Rebutan Serumpun

Sebagai saudara serumpun, Indonesia-Malaysia sering meributkan soal lagu. Dari "Rasa Sayange" hingga "Halo-Halo Bandung".

loading_historia_white.gif
transparant.png

Monumen Bandung Lautan Api yang peristiwanya jadi inspirasi lagu "Halo-Halo Bandung" (bandung.go.id)

  • 15 Sep 2023
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 3 Jul

WARGANET heboh. Lagu patriotik “Halo-Halo Bandung” diduga dijiplak Malaysia menjadi lagu “Hello Kuala Lumpur”. Ritme dan nadanya serupa, hanya liriknya yang beda.


Hello Kuala Lumpur, ibukota keriangan.

Hello Kuala Lumpur, kota kenangan-kenangan.

Sudah lama aku, tidak berjumpa denganmu.

Sekarang sudah semakin maju, aku suka sekali.


Begitu petikan lirik lagu yang diklaim negeri jiran itu. Sedianya lagu itu sudah diunggah di kanal Youtube Lagu Kanak TV sejak 30 Juni 2018. Namun baru belakangan ini memancing misuh-misuh-nya warganet Indonesia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
transparant.png
bottom of page