top of page

Halo-Halo Bandung, Sebuah Syair Cinta Anonim

Versi lain dari penciptaan lagu Halo-Halo Bandung. Liriknya merupakan syair cinta yang dibuat seorang pemudi pejuang tidak dikenal kepada tunangannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kondisi Bandung akibat pengeboman pesawat Belanda. (IPPHOS/Perpusnas RI).

  • 20 Sep 2023
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 24 Mar

LAGU “Halo-Halo Bandung” merupakan salah satu lagu perjuangan paling terkenal di Indonesia, tapi juga yang paling kontroversial karena penciptanya tidak diketahui. Ada yang menyebut komposer Ismail Marzuki, seorang pemuda pejuang Ciparay, dan L. Tobing, anggota Divisi Siliwangi. 


Saya berargumen bahwa lirik dalam lagu tersebut merupakan syair cinta yang dibuat seorang pemudi pejuang tidak dikenal kepada tunangannya. Pendapat ini berdasarkan berita yang diterbitkan Antara, 10 Agustus 1946. Judulnya, “Tentang anggauta2 LASJWI jang goegoer dimedan pertempoeran Djawa Barat: Asmara kalah dengan semangat berdjuang”.


Di sana diceritakan konteks bagaimana syair itu digubah. Pada Juli 1946, Belanda mengebom Majalengka. Sejumlah pejuang wanita menjadi korban, termasuk dari Lasjkar Wanita Indonesia (Lasjwi) Yogyakarta, PPI Garut, dan PMI Tasikmalaya. Para pemudi yang selamat mengungsi ke ibu kota Republik, Yogyakarta. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Tak hanya mengerahkan satu regu POM ABRI, Manila merekrut seorang pemain untuk dijadikan“informan” khusus guna mengusir hantu suap.
Tak hanya mengerahkan satu regu POM ABRI, Manila merekrut seorang pemain untuk dijadikan“informan” khusus guna mengusir hantu suap.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Penutup kepala yang sekaligus menunjang penampilan dan gaya.
Nani Wijaya menari sejak SD, tampil di Istana Negara dan mancanegara. Mulai main film ketika duduk di bangku SMP.
Nani Wijaya menari sejak SD, tampil di Istana Negara dan mancanegara. Mulai main film ketika duduk di bangku SMP.
Tak sengaja ditemukan di sebuah zaman, sampai sekarang “susu basi” ini jadi hidangan lezat nan sehat.
Tak sengaja ditemukan di sebuah zaman, sampai sekarang “susu basi” ini jadi hidangan lezat nan sehat.
Saat masih aktif, kapal ini kalah duel dan tenggelam di Selat Sunda. Setelah menjadi bangkai, besi-besinya dicuri. Replikanya di Museum Bahari, hangus dilalap api.
Saat masih aktif, kapal ini kalah duel dan tenggelam di Selat Sunda. Setelah menjadi bangkai, besi-besinya dicuri. Replikanya di Museum Bahari, hangus dilalap api.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
transparant.png
bottom of page