top of page

Tragedi Keluarga Melende dan Anaknya yang Pejuang

Rumitnya politik di awal kemerdekaan terlihat dari sekelompok pejuang RI berlaku sadis kepada sebuah keluarga serdadu KNIL di Cempaka Putih. Padahal, anak serdadu itu juga sedang berjuang di Karawang membela RI.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Barisan pemuda pejuang Indonesia. Longgarnya badan-badab perjuangan semasa awal kemerdekaan kerap merugikan sebagian pihak yang dicurigai. Seperti yang dialami keluarga Karel Malende dan banyak orang Sulawesi Utara lain.

22 Agu 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 9 Mei

KUMI Malende senang bukan kepalang. Masa kelam mengerikan di bawah kekuasaan Jepang, yang dialaminya bersama ribuan eks serdadu tentara kolonial Koninklijk Nederlandsch Indisch Leger (KNIL) lain, telah lewat. Tak hanya nyawanya selamat –hal yang tak didapatkan ribuan tawanan lain yang tewas, Kumi juga kembali bisa mendapatkan pemasukan rutin dari gaji pensiunan KNIL-nya. Namun usai mengurus uang pensiunannya, dalam perjalanan pulang Kumi justru dicegat segerombolan pemuda.

 

Kumi tak pernah terpikir bakal mengalami hal itu. Sebab, hidupnya sebagai serdadu KNIL di zaman kolonial Belanda termasuk enak. Seperti juga kebanyakan orang biasa di zaman Hindia Belanda, Kumi menganggap pemerintah kolonial Hindia Belanda adalah negara yang berkuasa sah di Nusantara.


Kebanyakan dari mereka tak terpikir akan kemerdekaan bangsa Indonesia, hanya kaum pergerakan yang menginginkan kemerdekaan Indonesia. Bekerja kepada pemerintah kolonial sebagai pegawai negeri atau tentara KNIL kala itu sama saja seperti jadi PNS dan TNI saat ini.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page