top of page

Ujung Perseteruan Sukarno dengan Presiden Prancis

Karena kepiawaiannya dalam berdiplomasi, Sukarno berhasil mengubah pandangan Presiden Prancis Charles de Gaulle yang semula bersikap sinis kepadanya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Sukarno bercengkrama dengan Presiden Prancis Charles de Gaulle setelah acara makan siang di Istana Elysee, Paris, 21 Juni 1963. (Nationaal Archief).

30 Okt 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 26 Mei

PRESIDEN Sukarno pernah punya pengalaman tidak mengenakan dengan Charles de Gaulle. Beredar rumor bahwa Presiden Prancis itu benci kepada Bung Karno. Dengan alasan tertentu, de Gaulle cenderung bersikap sinis terhadap Sukarno.


“Suatu kali saya mengetahui bahwa de Gaulle tidak senang kepada saya,” ujar Sukarno kepada penulis otobiografinya Cindy Adams dalam Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. Charles André Joseph Marie de Gaulle merupakan Presiden Prancis yang memerintah pada periode 1959-1969.


Menurut Sigit Aris Prasetyo dalam Dunia dalam Genggaman Bung Karno, antipati de Gaulle bermula karena Sukarno dianggap merecoki kepentingan Prancis di wilayah jajahan. Seperti diketahui, Sukarno begitu aktif menyokong perjuangan koloni Prancis untuk merdeka dari penjahahan, macam Aljazair di Afrika atau Vietnam, Laos, dan Kamboja di Indocina. Selain itu, Gaulle mencap Sukarno sebagai pemimpin Asia yang doyan perempuan cantik. Istilah Prancisnya, “Le Grand Seducteur” atau sang perayu agung.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Dihelat 12 tahun pasca-berdirinya AFF. Gelaran perdananya dinodai skandal pengaturan skor.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Kartini adalah sang pemula dari proses revolusi nasional.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Selain menyajikan kemegahan peradaban masa lalu, film dokumenter ini juga berpesan tentang kerukunan umat beragama di Muarajambi.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
Setelah mendapat janji gubernur DKI, ada harapan Masjid Jami Al Masur direstorasi. Namun, prosesnya tak mudah.
transparant.png
bottom of page