top of page

Upaya Merusak Proklamasi

Sebulan setelah Proklamasi, beberapa pendukung Belanda sudah ada di Jakarta. Kemerdekaan Indonesia terancam sejak awal.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Johannes Dirk de Fretes, mantan asisten Gubernur Maluku Mr. J. Latuharhary ini termasuk tokoh Maluku yang pusing akibat persekusi sehabis proklamasi. (Repro Kebenaran Melebihi Persahabatan).

19 Agu 2025
3 menit membaca

PARA pemuka masyarakat Maluku di Jakarta, mulai dari Gubernur Maluku Mr. Johannes Latuharhary (1900-1959) hingga bawahannya, pusing dengan keadaan pasca Proklamasi. Meski mereka mendukung kemerdekaan Indonesia, ada saja orang Ambon yang menjadi korban kengawuran kaum muda bersenjata yang, minim pikir panjang, disebut mereka “pelopor”.


Orang-orang Ambon dipersekusi, bahkan sampai ada yang kehilangan nyawa. Mulai dari Boma Latuperisa yang dibunuh di Jatinegara, Boetje Tahalele yang dibacok, dan keluarga Lopies yang dianiaya.

 

Ada pula isu tentang organisasi orang Ambon yang katanya hendak menyabot proklamasi kemerdekaan Indonesia dan menginginkan kembalinya Belanda ke Indonesia. Johannes Dirk de Fretes, asisten Latuharhary, pun mau tak mau harus menemui seorang pemuda Ambon bernama August Isaac Tanasale yang dikenal sebagai Nono Tanasale.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Tenar karena karakter bermain dan gaya rambutnya mirip Maradona. Berhasil bangkit dari keterpurukan pasca-gantung sepatu.
Tenar karena karakter bermain dan gaya rambutnya mirip Maradona. Berhasil bangkit dari keterpurukan pasca-gantung sepatu.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
transparant.png
bottom of page