top of page

VOC and the Kingdoms: Between Monopoly and Succession

Royal rulers turned to the VOC for help with succession, war and rebellion. The Company for monopoly, the rulers for power.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Amangkurat II stabbing Trunajaya to death, January 1680. (KITLV)

30 Jan 2025
8 menit membaca

Diperbarui: 20 Nov 2025

IN 1614, the VOC sent an envoy to congratulate Sultan Agung on his appointment as king of Mataram. Sultan Agung warned that the relationship between Mataram and the VOC would be good if the VOC had no ambition to control Java. Since the VOC established itself in Batavia in 1619, Sultan Agung realized that the Company would become his rival.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
bg-gray.jpg
Terlantar di negeri orang. Eks romusha bersama buruh Indonesia melakukan aksi propaganda, boikot, hingga pemogokan di Singapura.
transparant.png
bottom of page