- 30 Jan 2016
- 3 menit membaca
Diperbarui: 10 Jul
SELINTAS sungai itu seperti sungai biasa. Namun, siapa sangka pesisirnya menyimpan sejuta misteri. Bagai kotak Pandora para ilmuan, sejak 1940-an hingga tahun 2009 beberapa temuan membuat ilmu pengetahuan tercengang.
Di tempat inilah, fauna-fauna purba menyeruak dari kedalaman tanah, ada gajah purba (Elephas celebensis), ikan pari raksasa, buaya purba (Crocodylus sp), babi purba (Celebochoerus heekereni), hingga artefak batu.
Fosil-fosil fauna vertebrata ini ditemukan pertama kali tahun 1947 oleh Hendrik Robert van Heekeren, arkeolog Belanda, di kampung Beru jalan poros Cabenge-Pampanua Kabupaten Soppeng. Temuan ini, terus berkembang yang akhirnya menyibak ribuan fosil vertebrata di aliran sungai itu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















