top of page

Ranjau di Setiap Suapan

Siasat dan humor menjadi cara para tapol menjaga kewarasan menghadapi jatah makan yang buruk di dalam kamp.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 7 Agu 2019
  • 2 menit membaca

UNTUK menyiasati menu yang buruk dan jumlah makanan yang sedikit, para tahanan politik (tapol) pria di kamp Benteng Vredeburg diam-diam memasak sendiri di dalam sel. Caranya, mereka mengumpulan batu bata yang terserak di sekitar untuk dijadikan kompor. Bahan bakarnya mereka buat dari kayu kolom-kolom atap bangunan.


Dengan cara itu, perut mereka lebih terjaga dari lapar. Cara itu pula yang mereka gunakan ketika kamp tempat penahanan mereka dipindah ke Penjara Wirogunan. Para tapol pria di Blok L selalu mengumpulkan kayu pada siang hari. 


Mereka tak lupa terhadap rekan tapol dari kalangan perempuan yang ada di Blok F, letaknya saling membelakangi dengan Blok L. Kayu bakar yang mereka dapat mereka bagi dengan tapol perempuan di Blok F. Jika Blok F kehabisan kayu, mereka akan memberi kode ke Blok L.


Antara Blok F dan L dibatasi pagar sehingga untuk mengirim kayu harus dilempar tinggi-tinggi. Pernah lemparan kayu jatuh tepat ketika para tapol perempuan sedang mementaskan ketoprak Rara Mendut di halaman kamar nomor 4. Bu Santo, salah satu tapol yang sedang menonton, hampir terkena lemparan itu. “Aku hampir dibutakan,” omelnya.


Kalau kayu habis dan tak ada kiriman dari Blok L, tapol perempuan akan memberitahu penjaga bernama Darsinah yang cukup baik dan pengertian. Namun, hal itu hanya dilakukan ketika komandan kamp sedang tidak ada di tempat.


“Bu, kayu bakarnya habis.”


“Ya sudah sana ambil, saya membelakangi kalian dulu,” kata Darsinah sambil memutar kursinya. Sejurus kemudian, Sumilah (sebelum jadi tapol merupakan mahasiswa) dan beberapa gadis muda yang masih lincah lari ke tumpukan kayu yang ada di dekat pintu Blok F.


Kebiasaan memasak ini jadi rahasia umum di dalam tahanan. Namun, operasi kayu bakar acap dilakukan sebagai formalitas. Para tahanan tak ambil pusing, toh bisa cari lagi. Mereka cuma menganggapnya sebagai dagelan dan jadi bahan tertawaan.  


Upaya memasak sendiri itu baru terjadi setelah para tapol pria mengusulkan agar mereka diizinkan memasak. Usul itu keluar akibat buruknya menu makan di Kamp Wirogunan.


Sebelumnya, tugas masak di Kamp Wirogunan dijalankan oleh para narapidana lelaki. Dasar para napi, mereka memasak dengan asal-asalan hingga makanan selalu berbonus “kejutan” dan “tambahan protein”.


Suatu ketika, sayur kubis yang dibagikan tercampur sobekan sarung. Sobekan itu agaknya dipakai untuk menambal tong yang bocor. “Ranjau” lain yang pernah menyusup ke makanan yakni puntung rokok dan potongan sandal jepit. Para tapol tak ambil pusing. Mereka memilih menertawakannya, menganggap ranjau itu sebagai cakar ayam dan krecek. Lain waktu, bonus makanan berupa tambahan protein dari daging ulat dan lintah dalam campuran sayur kangkung.


“Kami menganggapnya sebagai lelucon saja agar tidak merasa nelangsa,” kata Mia Bustam dalam memoarnya Dari Kamp ke Kamp.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
bg-gray.jpg
Pernah berguru ke Rahmah El Yunusiyah dan H.R. Rasuna Said, Shamsiah Fakeh getol memperjuangkan kemerdekaan negeri dan kaumnya. Kini, buku memoar aktivis Malaysia berdarah Minang itu dilarang pemerintah Malaysia.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Pablo Escobar mengisi kebun binatangnya dengan kuda nil. Setelah kematiannya, kuda nil itu berkembang biak tak terkendali hingga menimbulkan masalah.
Pablo Escobar mengisi kebun binatangnya dengan kuda nil. Setelah kematiannya, kuda nil itu berkembang biak tak terkendali hingga menimbulkan masalah.
transparant.png
bottom of page