top of page

Yang Dikenang tentang Sven-Göran Eriksson

Sosok yang melanglang buana ke empat benua. Jadi mentor pelatih-pelatih hebat dari Carlo Ancelotti hingga Roberto Mancini.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pengujung karier Sven-Göran Eriksson menukangi timnas Filipina. (the-afc.com/aseanfootball.org).

28 Agu 2024
7 menit membaca

Diperbarui: 25 Agu

LAMA tak muncul di belantika sepakbola, nama Sven-Göran Eriksson kembali hadir walau dalam kabut duka. Terakhir ia membesut timnas Filipina pada 2018-2019 dan sempat melatih tim Liverpool Legends saat meladeni tim Ajax Legends dalam sebuah laga amal pada Maret 2024.


Eriksson kini telah tiada. Ia mangkat pada Senin (26/8/2024) di kediamannya, Björkefors, Swedia pada usia 76 tahun setelah bertarung dengan kanker pankreas. Tak ayal, sejumlah figur sepakbola berkabung mengenang salah satu pelatih asal Skandinavia tersukses itu.


“Sebagai pelatih, Sven-Göran inovator dan duta yang hebat bagi sepakbola, memenangkan kompetisi domestik di tiga negara Eropa berbeda bersama dua kesuksesan di level kontinental bersama IFK Göteborg dan S.S. Lazio. Kariernya berpengaruh secara global karena melatih timnas di empat benua berbeda. Ia selalu memimpin dengan antusiasme dan senyum,” ucap Presiden FIFA, Gianni Infantino, dikutip BBC, Senin (26/8/2024).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page