Diperbarui: 2 hari yang lalu
SEBAGAI cabang olahraga paling populer, sepakbola menjadi bahan obrolan orang di berbagai tempat, mulai televisi hingga warung kopi. Tak hanya jadwal plus hasil pertandingan dan para bintang lapangan, beragam hal lain seputar sepakbola juga menjadi “sorotan”.
Sepatu bola tak ketinggalan, menjadi bahan obrolan di banyak tempat meski tak diobrolkan seluas topik obrolan seputar pemain. Sama seperti permainan dan para pemain sepakbola, sepatu bola juga terus mengalami kompetisi, evolusi, regenerasi.
Meski sekarang praktis hanya Adidas, Nike, dan Puma yang mendominasi lapangan-lapangan, merek lain macam Asics, Diadora, Lotto, atau Mizuno tetap masih mewarnai berbagai pertandingan yang ada. Realitasnya agak berbeda dari masa lalu, ketika bisnis sepakbola belum sekuat sekarang. Merek-merek kecil macam Admiral, Cheetah Sport, Kronos, Penalty, Pony, Topper, atau Quassar di masa lalu ikut meramaikan pasar bisnis sepatu bola. Meski Adidas dan Puma sudah besar kala itu, merek-merek kecil tetap mendapat tempat dan bahkan bintang pemakai.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















