top of page

A Prince in a Pursuit of Happiness

Living a lavish life in the palace was a fate he detested. Eventually resided in a village, he discovered the life philosophy of happiness.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Illustration of Ki Ageng Suryomentaram. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

6 Feb 2023
22 menit membaca

IT was quiet around Kroyo Village. Once in a while, a few motorcycles passed by. Situated in the middle of a rubber plantation and two corn fields, this small hamlet part of Bringin District, Semarang Regency, Central Java is not quite remote as it is only ten kilometers away from Salatiga City.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page