top of page

Ada Apa di Area 51?

Rasa penasaran menggerakkan ribuan penggila alien menyerbu Area 51. Benarkah kita tak sendirian di semesta ini?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Area 51 sejak 1955 menjadi fasilitas pengembangan alutsista spionase Amerika yang dijalankan pabrikan Lockheed dan CIA di basis militer milik AU Amerika Serikat. (cia.gov).

  • 26 Sep 2019
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 2 Jul

SUDAH beberapa dekade belakangan umat manusia penasaran dengan makhluk dari angkasa luar yang tenar disebut alien. Disinyalir, bukti pesawat alien tersimpan dalam sebuah fasilitas rahasia Angkatan Udara Amerika Serikat (AU AS) yang populer disebut Area 51.


Fasilitas “super” rahasia ini diserbu ribuan penggila alien dari seluruh dunia pada 20-22 September 2019. Los Angeles Times Minggu (22/9/2019) melaporkan, sekira tiga ribu orang berkemping, trekking, berpesta dengan harapan bisa melihat dan bertemu alien di sekitar fasilitas yang berdekatan dengan Kota Hiko di Negara Bagian Nevada itu.


Ribuan enthusiast itu tak hanya dari segenap penjuru Amerika, melainkan juga dari Prancis, Jerman, Rusia, Peru, Swedia, hingga Australia. Mereka datang gegara menanggapi posting-an lelucon seorang netizen, Matty Roberts, di Facebook pada 27 Juni 2019. Ia mengunggah ajakan bertajuk, “Storm Area 51, They Can’t Stop All of Us”. Posting-annya mengglobal hingga memicu respon “going” dari dua juta orang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.
Layar bioskop dihujani lesatan panah dan tombak, desingan pedang dan peluru, serta ledakan bom. Menegangkan.
Layar bioskop dihujani lesatan panah dan tombak, desingan pedang dan peluru, serta ledakan bom. Menegangkan.
Apa yang bisa didapatkan dari perang? Mungkin kuasa, bisa juga kebanggaan. Yang pasti, derita  korban.
Apa yang bisa didapatkan dari perang? Mungkin kuasa, bisa juga kebanggaan. Yang pasti, derita  korban.
Kapan dan Bagaimana asal-usul julukan Tim Garuda? Begini kisahnya.
Kapan dan Bagaimana asal-usul julukan Tim Garuda? Begini kisahnya.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Upaya menciptakan kondisi kerja yang adil gender masih diperjuangkan sampai sekarang.
Upaya menciptakan kondisi kerja yang adil gender masih diperjuangkan sampai sekarang.
transparant.png
bottom of page