top of page

Akhir Tragis Seorang Atlet Prancis

Larangan tampil di Olimpiade membuat atlet Prancis berprestasi ini menyeberang ke Nazi Jerman.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Violette Morris, atlet multitalenta Prancis yang beralih jadi mata-mata Gestapo. (Bibliotheque Nationale de France).

26 Feb 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 28 Mei

SOROT matanya tajam. Meski posturnya hanya setinggi 5,5 kaki (165 cm), Violette Morris “memelihara” otot di berbagai bagian tubuhnya. Gadis Prancis itu perawakannya tak feminim. Hal itu membuat hidupnya kerap dikitari kontroversi. Namun, sejatinya dia dikenal sebagai atlet multitalenta.


Lahir sebagai anak bungsu dari enam bersaudari pada 18 April 1893, Violette dianugerahi fisik yang atletis. “(Fisiknya) digambarkan seperti raksasa. Ukuran bisepsnya hampir 14 inci –seukuran rata-rata leher wanita. Namun sebenarnya tingginya hanya 5,5 kaki. Fisiknya sangat, sangat kuat,” ungkap sejarawan Anne Sebba dalam Les Parisiennes: How the Women of Paris Lived, Loved and Died in the 1940s.


Sejak belia hingga dewasa, Violette menggandrungi beragam cabang olahraga. Namun, dia terpaksa menghentikan hobinya menyusul pecahnya Perang Dunia I. Baru setelah perang usai Violette kembali menggeluti olahraga. Prestasi mulai berdatangan di cabang atletik nomor lempar lembing dan tolak peluru.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
Sebelum dikenal sebagai dokter dan penerbang, Abdulrachman Saleh aktif di beberapa organisasi pemuda dan kelompok olahraga. Ia merupakan sosok pemimpin yang disegani. Dari sanalah julukan "Karbol" itu muncul.
Sebelum dikenal sebagai dokter dan penerbang, Abdulrachman Saleh aktif di beberapa organisasi pemuda dan kelompok olahraga. Ia merupakan sosok pemimpin yang disegani. Dari sanalah julukan "Karbol" itu muncul.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Dulu pesepakbola yang berseragam celana kulot dianggap vulgar. Kini, perempuan dengan seragam berjilbab dianggap tak sesuai.
Dulu pesepakbola yang berseragam celana kulot dianggap vulgar. Kini, perempuan dengan seragam berjilbab dianggap tak sesuai.
Aktor senior Adi Kurdi menilai Sukarno berhasil menyelaraskan pemikiran dan keterampilan.
Aktor senior Adi Kurdi menilai Sukarno berhasil menyelaraskan pemikiran dan keterampilan.
transparant.png
bottom of page