top of page

Alat Perang Made in Republik

Kebutuhan akan senjata di era revolusi melahirkan kreasi-kreasi revolusiener.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kapal selam mini buatan Pabrik Watson ketika disita militer Belanda. Foto: Arsip Nasional Belanda.

7 Apr 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 22 Feb

Letnan Jenderal Oerip Soemohardjo terperangah mendengar penjelasan Letnan Kolonel Eddie Soekardi. Kepala Staf TKR (Tentara Keamanan Rakyat) itu nyaris tak percaya Resimen 13 yang dipimpin Eddie akan melawan tentara Inggris dengan potongan-potongan pipa besi buat saluran air.


“Pak Oerip awalnya bingung, tetapi akhirnya merasa takjub pipa besi buat air bisa dijadikan bom oleh anak buah saya,” kenang tokoh Perang Konvoi Sukabumi-Cianjur itu sambil tertawa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
transparant.png
bottom of page