top of page

Alkisah Bocah Nazi dan Piyama Yahudi

Menyelami elemen terkelam holocaust dari kacamata bocah Nazi dan Yahudi dalam The Boy in the Striped Pyjamas.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kisah persahabatan anak perwira Nazi dan bocah penghuni kamp konsentrasi dari novel diangkat ke layar lebar berjudul The Boy in the Striped Pyjamas. (miramax.com).

26 Des 2020
6 menit membaca

Diperbarui: 22 Apr

PESTA di rumah Bruno (diperankan Asa Butterfield) di Berlin pada suatu malam berlangsung meriah. Dari railing lantai dua, bocah berusia delapan tahun itu bersama kakaknya, Gretel (Amber Beattie), melihat raut wajah bahagia para tamu ayahnya bergaun mewah, berjas pesta, atau berseragam militer.


Namun di antara para tamu itu, Nathalie (Sheila Hancock), nenek Bruno, kedapatan menampakkan wajah bermuram durja. Dari pantulan cermin besar di lantai bawah, sang nenek terlihat melambaikan tangannya ke arah Bruno yang langsung berbalas senyum.


Itu jadi lambaian tangan dan pertemuan terakhir sang nenek dengan Bruno. Pasalnya, keesokan harinya Bruno sekeluarga ikut ayahnya yang pindah tugas ke luar Berlin. Dari ibunya, Elsa (Vera Farmiga), Bruno mendapat penjelasan bahwa kepindahan mereka untuk mendukung pekerjaan penting ayahnya yang mengabdi pada negara. Bruno, bocah polos yang belum paham apa pekerjaan sang ayah, hanya bisa menuruti.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page