- 30 Des 2020
- 7 menit membaca
Diperbarui: 16 Apr
SEPERTI biasa, Bruno (diperankan Asa Butterfield) selalu menyelingi perjalanan pulang sekolahnya dengan bermain bersama tiga temannya. Tetapi sesampainya di depan rumah, Bruno mendapati suasana berbeda. Ia hanya berdiri terpaku. Pandangannya terkunci pada sejumlah serdadu yang membawa keluar barang-barang dari rumahnya.
Saat duduk bersama ayah dan ibunya, Bruno menelan penjelasan bahwa mereka harus ikut sang ayah ke tempat tugas barunya di luar kota Berlin. Ayah Bruno merupakan perwira Schutzstaffel (SS/Paramiliter Nazi). Oleh karena itu demi menenangkan hati Bruno, sang ibu meyakinkannya bahwa toh nanti di rumah baru Bruno akan punya teman baru.
Benar apa yang dikatakan sang ibu. Di rumah barunya di sebuah kawasan terpencil di Polandia yang diduduki Jerman, Bruno mendapat kawan baru, Shmuel (Jack Scanlon). Namun yang diherankan Bruno, Shmuel tak seperti anak biasa karena selalu memakai pakaian lusuh bermotif garis-garis yang dianggap Bruno sebagai piyama. Persahabatan mereka pun dipisahkan pagar berduri yang dialiri listrik.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















