top of page

Anak Hattem Penyambung Lidah Napoleon

Daendels mengemban ide-ide Revolusi Prancis dalam kariernya hingga menjadi gubernur jenderal Hindia Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Jenderal Daendels melepas Letnan Kolonel C.R.T. Krayenhoff dari Maarssen untuk mengadakan revolusi di Amsterdam, Belanda, 18 Januari 1795. (Wikimedia Commons).

14 Jul 2025
5 menit membaca

Diperbarui: 2 Mei

KARIER Burchard Johan Daendels sebagai hakim kota memasuki masa senja. Putra pertama buah cintanya dengan Josina Christina Tulleken, sejatinya akan menggantikan posisinya. Demi menapaki kemungkinan itu, Herman Willem Daendels yang lahir di Hattem, Belanda pada 21 Oktober 1762, menempuh studi hukum di Harderwijk.


Semasa kuliah Daendels kepincut pada ide-ide dan gerakan patriot yang santer dikumandangkan oleh dosennya, P.A. Roscam. Upaya mengubah sistem ketatanegaraan tengah gencar dilakukan kaum patriot di Belanda. Mereka terilhami oleh gerakan kaum republiken yang menentang sistem monarki di Prancis.


Serampungnya menyelesaikan studi dengan menggarap tugas akhir bertajuk De Compensations, Daendels kembali ke kampung halamannya untuk menyebarluaskan ide-ide patriot kepada teman-temannya. Ia pun bergabung dengan orang-orang militan Patriot Belanda.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page