top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Apakah Cheng Ho Pernah Naik Haji?

Selain diyakini seorang muslim, Cheng Ho juga dipercaya bergelar haji. Benarkah dia pergi ke Tanah Suci Makkah?

Oleh :
Historia
14 Agu 2019

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Patung Laksamana Cheng Ho (Zheng He) dan armadanya di China Port Museum, Ningbo. (123rf.com).

  • 14 Agu 2019
  • 3 menit membaca

BARANGKALI menarik jika Cheng Ho juga dibahas saat musim haji seperti saat ini. Sebab, oleh tak sedikit warga Indonesia, di samping diyakini menganut Islam, Cheng Ho juga dipercaya merupakan laksamana bergelar haji. Makanya, ada sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo yang menaungi Masjid Cheng Ho di Surabaya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Catatan Snouck Hurgronje Tentang Kebiasaan Umat Islam di Hindia Belanda

Catatan Snouck Hurgronje Tentang Kebiasaan Umat Islam di Hindia Belanda

Snouck Hurgronje diangkat menjadi pejabat negara di Hindia Belanda. Dia mengamati dan memberikan catatan serta nasihat yang membantu pemerintah kolonial mengatur ketertiban dan keamanan di wilayah koloni.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page