top of page

Badminton is Coming Home!

Olahraga lintas peradaban yang bentuk modernnya dipopulerkan di India. Lama jadi penggembira, India kini menjawarainya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sejarah baru tim India merengkuh Thomas Cup 2022. (bwfbadminton.com).

18 Mei 2022
8 menit membaca

Diperbarui: 6 Mei

INDIA mencetak sejarah dalam olahraga bulutangkis. Kendati bukan unggulan, tim putra India untuk kali pertama sukses membawa pulang Thomas Cup usai memecundangi tim Indonesia di partai puncak dengan angka mencolok, 3-0, yang dilangsungkan di Impact Arena Nonthaburi, Thailand pada Minggu, 15 Mei 2022.


Publik India pun geger. Negeri yang lebih kondang dengan olahraga kriket itu sekian lama telah menanti gelar perdana turnamen beregu. Disebutkan, grup WhatsApp tim Thomas India berganti nama grup menjadi “It’s coming home” –mengacu pada tempat kelahiran bulutangkis modern; sebagaimana semboyan Inggris ketika mendambakan kembali Piala Dunia.


“Srikanth (Kidambi) dan saya sejak awal memutuskan untuk membuat pertemuan para pemain di mana kami semua berkesempatan bicara. Beberapa pemain kami pendiam dan dalam olahraga individu, ego bisa cepat memperburuk keadaan. Tetapi itu sudah jadi masa lalu. (Di Thomas Cup) tidak ada poin ranking, hadiah uang, hanya ada rasa lapar akan gelar. Itu yang ingin dicapai oleh semua dan itulah yang mendorong semangat kami,” kata pebulutangkis senior tim India Prannoy Haseena Sunil kepada BBC, Selasa (17/5/2022).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page