- 3 Apr 2023
- 2 menit membaca
Diperbarui: 20 Mei
KETIKA Amir Sjarifuddin menjabat perdana menteri merangkap menteri pertahanan terdapat badan intelijen Bagian V (KP-V) dalam Kementerian Pertahanan. Bagian V dianggap dikuasai orang-orang berideologi kiri. Kepalanya, Abdul Rachman Atmosudirdjo juga dicap kiri.
Dalam usaha melawan Belanda di laut, Bagian V membangun Special Operation. Organisasi yang menyiapkan penembus blokade laut ini dipimpin oleh Letnan Kolonel Subyakto. Selain orang dengan pengalaman perang laut seperti Subyakto, Special Operation juga mempekerjakan ahli militer, ahli peta, ahli bahasa, ahli hukum, ahli olahraga, dan ahli persenjataan laut sebagai pelatih siswa pelatihan Special Operation di Sarangan.
Salah satu pelatih adalah Bambang Soetedjo, yang ideologinya sama dengan menteri pertahanan dan kepala Bagian V. Bambang Soetedjo, disebut Laksamana Pertama Urip Subyanto dalam Bunga Rampai Perjuangan dan Pengorbanan II, mengajarkan perihal torpedo kepada siswa pelatihan Special Operation.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















