top of page

Bambang Soetedjo Guru Torpedo Kiri

Pelatih torpedo dalam pelatihan Special Operation di Sarangan. Dieksekusi mati pasukan Siliwangi karena dianggap terlibat Peristiwa Madiun.

loading_historia_white.gif
transparant.png

TNI dan Polisi mengadakan penggeledahan di Yogyakarta dan sekitarnya sehubungan dengan Peristiwa Madiun pada September 1948. (ANRI).

3 Apr 2023
2 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

KETIKA Amir Sjarifuddin menjabat perdana menteri merangkap menteri pertahanan terdapat badan intelijen Bagian V (KP-V) dalam Kementerian Pertahanan. Bagian V dianggap dikuasai orang-orang berideologi kiri. Kepalanya, Abdul Rachman Atmosudirdjo juga dicap kiri.


Dalam usaha melawan Belanda di laut, Bagian V membangun Special Operation. Organisasi yang menyiapkan penembus blokade laut ini dipimpin oleh Letnan Kolonel Subyakto. Selain orang dengan pengalaman perang laut seperti Subyakto, Special Operation juga mempekerjakan ahli militer, ahli peta, ahli bahasa, ahli hukum, ahli olahraga, dan ahli persenjataan laut sebagai pelatih siswa pelatihan Special Operation di Sarangan.


Salah satu pelatih adalah Bambang Soetedjo, yang ideologinya sama dengan menteri pertahanan dan kepala Bagian V. Bambang Soetedjo, disebut Laksamana Pertama Urip Subyanto dalam Bunga Rampai Perjuangan dan Pengorbanan II, mengajarkan perihal torpedo kepada siswa pelatihan Special Operation.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page