top of page

Begum Jaan Menolak Tunduk

Pahit getir pemisahan India-Pakistan dari pandangan seorang germo. Gagal berbunyi justru karena sesak oleh pesan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Film Begum Jaan. (IMDB).

  • 11 Agu 2017
  • 6 menit membaca

Diperbarui: 3 Mei

PARTISI India tahun 1947 adalah momen sejarah getir bagi India dan Pakistan. Partisi yang terjadi bersamaan dengan kemerdekaan India itu menimbulkan krisis dan konflik, yang hingga kini membayangi hubungan kedua negara tetangga itu.


Peristiwa sejarah itu mengilhami sineas-sineas Bollywood. Chinnamul adalah film India pertama yang menjadikan Partisi 1947 sebagai inti cerita, yang tayang di bioskop hanya berselang tiga tahun dari peristiwa.


Kini, lepas 70 tahun usai Partisi 1947, kembali hadir film yang berlatar sejarah getir itu. Kali ini lewat perspektif para pekerja seks di sebuah rumah bordil di pedalaman Punjab dalam film garapan sutradara Srijit Mukerji, Begum Jaan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
transparant.png
bottom of page