top of page

Bekas Rumah-Vila Itu

Kantor Desa Sardonoharjo ini dulu rumah-vila milik Oerip Soemohardjo. Saksi keseharian Oerip dan peristiwa penting kelahiran tentara Indonesia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kantor Desa Sardonoharjo ini dulu rumah-vila milik Oerip Soemohardjo. (Nugroho Sejati/Historia.ID).

24 Agu 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 22 Feb

DI kilometer 9 Jalan Kaliurang, di sisi kiri jalan dari arah Yogyakarta, Kantor Desa Sardonoharjo menawarkan suasana keteduhan. Beberapa pohon besar berdiri kokoh. Pot-pot berisi beragam tanaman memenuhi halamannya.


Kantor desa seluas sekira 200 meter persegi itu berdiri di lahan seluas dua hektar dan berada di bagian belakang sebuah kompleks perkantoran. Arsitekturnya perpaduan art deco dan Jawa. Langit-langitnya tinggi. Di beberapa bagian dipenuhi ventilasi yang menambah kesejukan di dalamnya.


Siang itu, pertengahan Juli 2016, dua karyawati sibuk menyelesaikan pekerjaan masing-masing. Sesekali mengobrol. Mereka menempati ruangan tengah, yang berukuran sekitar 6x4 meter, tempat bertemunya pegawai dan tamu. Di ruang itu pula dulu Oerip Soemohardjo biasa menjamu tetamunya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Tidak hanya dalam menyuarakan HAM, ketiga pelari peraih medali Olimpiade 1968 juga “kompak” menerima konsekuensi pahitnya.
Tidak hanya dalam menyuarakan HAM, ketiga pelari peraih medali Olimpiade 1968 juga “kompak” menerima konsekuensi pahitnya.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Lagu-lagu hasil kolaborasi biasanya awet sepanjang zaman.
Kamus bahasa Inggris Oxford yang dirumuskan dua sosok kontroversial. Diangkat ke layar lebar dalam tajuk “The Professor and the Madman”
Kamus bahasa Inggris Oxford yang dirumuskan dua sosok kontroversial. Diangkat ke layar lebar dalam tajuk “The Professor and the Madman”
Setelah kematiannya, Munir terus dikenang sebagai pemberani yang membela kaum tertindas.
Setelah kematiannya, Munir terus dikenang sebagai pemberani yang membela kaum tertindas.
Jauh sebelum Jokowi main tinju, presiden Amerika ini sudah lebih dulu dan getol bertinju. Bahkan, berjudo dan jiu-jitsu.
Jauh sebelum Jokowi main tinju, presiden Amerika ini sudah lebih dulu dan getol bertinju. Bahkan, berjudo dan jiu-jitsu.
transparant.png
bottom of page