- 22 Agu 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 22 Feb
TELEPON berdering di rumah Panglima Besar Jenderal Soedirman. Kopral Aceng yang kebetulan berada di dekatnya segera mengangkatnya. Telepon dari ajudan yang mengabarkan kematian Letjen Oerip Soemohardjo.
“Kena apa?” tanya Aceng. Ajudan itu menjawab singkat, “sakit gigi.”
Aceng bertanya-tanya dalam hati. Bagaimana bisa sakit gigi mengakibatkan kematian; mungkin sudah waktunya. Dia segera menuju ke Rumah Sakit Panti Rapih, tempat Soedirman dirawat. Dia melapor kepada Letkol Suprapto, “Lapor Pak. Jenderal Oerip wafat.”
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












