Diperbarui: 5 hari yang lalu
PIDATO Presiden Prabowo Subianto pada sidang kabinet paripurna beberapa waktu lalu mencuri perhatian publik. Alih-alih menyebut kelompok komunis, Prabowo justru mengatakan bahwa Peristiwa Madiun tahun 1948 atau Madiun Affair didalangi oleh pihak Belanda.
“Peristiwa Madiun, seolah-olah itu komunis, ternyata yang membawa Musso, Semaoen, semua itu adalah Belanda, difasilitasi oleh Belanda,” jelas Prabowo dalam pidatonya di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/5/2025).
Peristiwa Madiun yang terjadi pada 18 September 1948 kerap menjadi topik diskusi yang memicu kontroversi.
Ada beberapa faktor pemicu meletusnya Peristiwa Madiun, mulai dari kembalinya Musso, pentolan PKI yang puluhan tahun mengembara di Eropa, hingga permasalahan di dalam negeri terkait hasil Perundingan Renville yang merugikan posisi Republik di tengah kemelut dengan Belanda sehingga berujung pada jatuhnya Kabinet Amir Sjarifoeddin, tokoh sayap kiri yang terlibat dalam Front Demokrasi Rakyat (FDR), serta rasionalisasi TNI pada masa pemerintahan Mohammad Hatta.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












