top of page

Breaking the Stigma of Epilepsy

Misconceptions about epilepsy have long negatively stigmatized the sufferers. Epilepsy is even called a curse disease that makes the sufferers resemble a wild boar.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Public service advertisements on epilepsy in newspapers.

6 Mei 2024
7 menit membaca

Diperbarui: 26 Mar

IT was almost five o'clock in the morning. Ahmad Sururi, a student at the Vocational School of Pharmacy, woke up and rushed to ablution. The prayer mat was spread out, and he began to pray. When he prostrated, then rose for the second rakat, his eyes widened. His body suddenly felt light, and in seconds, he lost consciousness. Ahmad fell down and fainted for a few minutes. Once he woke up, he stood up and got ready for school, completely forgetting that he was in the middle of praying.


At school, Ahmad had many activities which often made him exhausted. His mind was drained, and he fainted several times. Typical fatigue, Ahmad thought. However, his condition worsened over time and it interfered with his activities. He finally went to the hospital, and the doctor diagnosed him with epilepsy symptoms.


Knowing Ahmad had epilepsy, his family became protective and forbade him from participating in many activities. Friends began to rarely invite him to activities. Upset by the different treatment, Ahmad was determined to prove that people with epilepsy could undertake normal activities.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Tim kampanye Presiden Nixon memanfaatkan intelijen untuk mengintip jeroan partai pesaingnya. Skandalnya dibongkar informan FBI dan wartawan.
Tim kampanye Presiden Nixon memanfaatkan intelijen untuk mengintip jeroan partai pesaingnya. Skandalnya dibongkar informan FBI dan wartawan.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page