- 11 Sep 2023
- 5 menit membaca
Diperbarui: 20 Jun
PEMANDANGAN alam Gunung Bromo yang memukau membuat kawasan ini menjadi salah satu objek wisata terpopuler di Jawa Timur. Wisatawan dari dalam maupun luar negeri datang silih berganti untuk melihat langsung keindahannya. Salah satunya adalah John Whitehead, penjelajah Inggris yang mendaki Gunung Bromo tahun 1880-an. Selama melakukan penjelajahan di kawasan Bromo, ahli ornitologi itu turut meneliti sejumlah burung.
Kisah pendakian dan penjelajahan Whitehead di kawasan Gunung Bromo menjadi salah satu bagian dalam bukunya, Exploration of Mount Kina Balu, North Borneo yang dipublikasikan tahun 1893. Whitehead tak hanya menceritakan pengalamannya mendaki Gunung Bromo. Pria kelahiran 30 Juni 1860 itu juga menulis kesan-kesannya mengenai kebiasaan orang-orang Belanda.
“Orang-orang Belanda memiliki beberapa kebiasaan aneh yang, secara keseluruhan, lebih cocok dengan iklim di wilayah koloni daripada kerapian penampilan pribadi mereka. Di pagi hari, para pria berkeliaran di sekitar rumah mereka dan kadang-kadang di jalan umum dengan piyama, yang terdiri dari luaran berbahan linen putih longgar dan celana panjang linen longgar yang berwarna mencolok dan bermotif mewah; sepasang sandal mandi melengkapi kostum tersebut,” tulis Whitehead.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















