- 26 Jul 2022
- 10 menit membaca
Diperbarui: 10 jam yang lalu
RUMAH Pemakaman Kowloon di Maple Street, Hong Kong dan sekitarnya disesaki lautan manusia pada 25 Juli 1973. Tiga ratus aparat kepolisian mengerahkan penjagaan ekstra ketat saat sekira 30 ribu pelayat berdesakan untuk masuk demi melihat kerabat, sahabat, hingga idola mereka, Bruce Lee, yang terbujur kaku di peti mati terbuka.
Di sekitar peti mati itu ada keluarga dan kerabat terdekat, anak dan istri: Linda, Brandon, dan Shannon Lee, serta ibunda Grace Lee dan kakak-adik Bruce. Mereka, yang berpakaian putih tradisional upacara pemakaman, meratap. Hampir semua masih tak percaya lima hari sebelumnya Bruce mengembuskan napas terakhirnya.
Pada 20 Juli 1973 malam, aktris Betty Ting Pei panik saat mendapati Bruce tergolek tak sadarkan diri di lantai sebuah apartemen di Beacon Hill Road, Hong Kong. Betty mendatangi apartemen itu karena Bruce sudah ditunggu dua koleganya, Raymond Chow dan George Lazenby, di Hotel Miramar untuk mendiskusikan film Game of Death.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















