top of page

Bukittinggi Dulunya Fort de Kock?

Bukittinggi diduduki Belanda saat Perang Padri. Setelah benteng-benteng dibangun, sekolah-sekolah juga didirikan hingga Bukittinggi jadi Kota Pelajar.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Benteng Fort de Kock, Bukittinggi sekarang. (Kemdikbud/Wikimedia Commons).

28 Apr 2025
3 menit membaca

KOTA Bukittinggi di Sumatra Barat dikenal antara lain karena tokoh proklamator Bung Hatta. Di sanalah sang proklamator yang juga berjuluk Bapak Koperasi itu dilahirkan.


“Aku dilahirkan di Bukittinggi pada tanggal 12 Agustus 1902. Bukittinggi adalah sebuah kota kecil yang terletak di tengah-tengah dataran tinggi Agam. Letaknya indah di ujung kaki gunung Merapi dan gunung Singgalang dan di sebelah utaranya kelihatan pula melingkung cabang-cabang Bukit Barisan,” kata Bung Hatta dalam Memoirs.


Namun, Bung Hatta bukan satu-satunya faktor yang membuat Bukittinggi terkenal. Peran bukittinggi sebagai ibukota Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di masa revolusi kemerdekaan juga penting.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
transparant.png
bottom of page