top of page

Bus Pasar, Bus Kaum Pedagang

Tidak perlu bercampur dengan penumpang biasa. Bus ini membuat pedagang nyaman membawa pikulan, keranjang, dan karung.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sebanyak 15 Bus Pasar beroperasi di Jakarta. Bus ini tanpa tempat duduk penumpang, tetapi ruang kosong untuk barang-barang pedagang. (Sinar Harapan, 15 Januari 1981/Perpusnas RI).

14 Apr 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 15 Nov 2025

BUS Transjakarta berdek rendah berhenti menyerong. Badan besarnya menutup seluruh jalan. Petugas bus sedang mengatur ulang karung-karung milik penumpang di dalam bus. Karung-karung itu menutup ruang berdiri penumpang lain. Si empunya karung bekerja sebagai pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Dia terpaksa menggunakan Transjakarta untuk pergi pulang bawa karung dagangan. Bercampur dan berebut ruang dengan penumpang biasa. Tak ada transportasi publik khusus untuk pedagang pikulan atau karung seperti dirinya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page