top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

CIA dan Penelitian tentang Indonesia

CIA mendanai pembentukan lembaga penelitian di MIT. Sebuah tim meneliti di Indonesia.

8 Feb 2021

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Max Franklin Millikan (tengah), orang CIA yang menjadi direktur pertama CIS MIT. (webmuseum.mit.edu).

  • 9 Feb 2021
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 19 Feb

SEMASA Perang Dunia II, OSS (Office of Strategic Services), cikal bakal CIA, memiliki Divisi Riset dan Analisis (R&A) yang merekrut para peneliti atau akademisi untuk mengumpulkan informasi berbagai wilayah di dunia.


Antropolog Cora DuBois menjadi direktur Divisi Asia Tenggara R&A. Peneliti yang direkrut adalah Claire Holt yang pernah tinggal di Yogyakarta pada 1930-an untuk meneliti seni dan budaya Jawa.


Selain itu, Raymond Kennedy dari Yale University karena menulis buku The Ageless Indies yang membahas mengenai praktik kolonial Belanda di Indonesia. Tragisnya, setelah tak lagi bekerja untuk R&A, Kennedy mati dibunuh di Indonesia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja getol ikut memperjuangkan agar buruh bisa berlebaran dengan ceria seperti sekarang.
Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Serangan AS ke sekolah Iran akibat kesalahan data intelijen. Hal fatal serupa pernah terjadi di Vietnam yang berujung pembantaian.
When Telenovela Stars Visited Indonesia

When Telenovela Stars Visited Indonesia

Several telenovela lead actors made a visit to Indonesia. They were welcomed by thousands of fans and left with unforgettable memories.
Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.
The Bitter Life of Sutan Sjahrir

The Bitter Life of Sutan Sjahrir

Towards the end of his life, Sutan Sjahrir lived as a prisoner under medical care. As bitter as it was, that period was the only time his daughter ever experienced life as part of a complete family.
bottom of page