top of page

Di Balik Markas CIA di Tiga Kota

Arsip rahasia pembunuhan JFK terbaru turut menguak markas-markas CIA di Indonesia. Aktivitas intel Amerika sudah eksis sebelum Indonesia merdeka.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Nama kota Jakarta, Medan, dan Surabaya yang turut tertera sebagai lokasi markas atau kantor CIA dalam rilisan arsip terbaru JFK. (NARA).

28 Mar 2025
4 menit membaca

Diperbarui: 28 Des 2025

UNTUK kesekian kalinya arsip-arsip pembunuhan Presiden Amerika Serikat John Fitzgerald Kennedy (JFK) dirilis ke publik. Arsip Nasional AS, NARA, resmi merilis 2.200 arsip yang berisi 63 ribu halaman pada 18 Maret 2025. Bedanya dari beberapa agenda pengungkapan dokumen-dokumen rahasia sebelumnya, kali ini ribuan arsip itu dilepas ke publik tanpa penyensoran dan penyuntingan terlebih dahulu.


Salah satu dokumen dari ribuan arsip yang diungkap itu menyebutkan markas atau kantor agen-agen CIA, Dinas Intelijen Amerika Serikat, di tiga kota di Indonesia: Jakarta, Medan, dan Surabaya. Ketiganya sebagai bagian dari Far Eastern Division.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page