- 27 Des 2023
- 5 menit membaca
Diperbarui: 17 Feb
KENDATI sempat tertunda, Badan Arsip Amerika Serikat (National Archives and Records Administration/NARA), akhirnya merilis hampir 1.500 arsip tentang pembunuhan Presiden John F. Kennedy pada 15 Desember 2021. Langkah itu diambil berdasarkan memo Presiden Joe Biden pada 22 Oktober 2021.
Arsip dan dokumen yang dibuka untuk umum itu berasal dari Badan Intelijen Pusat (CIA) dan Biro Investigasi Federal (FBI). Arsip-arsip itu semestinya dibuka pada April 2018, namun Presiden Donald Trump memilih menundanya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












