top of page

Dua Polisi Bernama Soeleman

Dua polisi bernama Soeleman menjadi polisi sejak era kolonial Belanda. Keduanya jadi petinggi Kepolisian RI pada 1960-an.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Polisi Hindia Belanda di pantai barat Sumatra. Karier polisi Raden Soeleman dan Soeleman Effendi dimulai sejak era kolonial. (Repro Polisi Zaman Hindia Belanda).

9 Jan 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 31 Des 2025

DI tengah santernya kabar laju tentara Jepang menerjang di Asia, pada pertengahan tahun 1940 kepolisian Hindia Belanda melakukan rotasi di Padang, Sumatra Barat. Seorang pejabat polisi baru ditempatkan untuk mengepalai kepolisian di Padang. Kali ini bukan orang kulit putih Belanda, melainkan seorang bumiputra.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page