top of page

Empat Puluh Tahun Mencari Tan Malaka

Sejarawan Belanda Harry A. Poeze kepincut menelusuri riwayat hidup Tan Malaka. Separuh lebih umurnya digunakan untuk meneliti pejuang revolusioner Indonesia itu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sejarawan Harry A. Poeze (kiri) dan Bonnie Triyana, pemimpin redaksi Historia.ID, saat membahas Tan Malaka di kantor redaksi Historia.ID pada 9 November 2018. (Dok. Historia.ID).

11 Sep 2014
4 menit membaca

SEBUAH foto kuno suasana Hindia Belanda berukuran besar terpajang di lorong pintu masuk rumah yang terletak di wilayah Castricum, utara Belanda. Begitu masuk ke dalam ruangan tamu, tamu disambut ribuan buku tersusun rapi dalam rak yang berdiri menempel pada tembok.


“Semua buku di sini berbahasa Belanda, tentang sejarah, politik dan sastra. Kalau tentang Indonesia ada di lantai dua,” kata Harry A. Poeze, empunya rumah yang telah ditempatinya sejak periode 1970-an itu. 


Harry Poeze identik dengan sosok Tan Malaka. Dialah sejarawan Belanda yang paling menguasai kisah hidup aktivis politik revolusioner dalam sejarah Indonesia itu. Namun di balik ramainya diskusi Tan Malaka akhir-akhir ini, tak banyak yang mengetahui kisah hidup Harry Poeze.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
Berharap menyamai prestasi enam dekade lalu yang membawa pulang perunggu.
Bagaimana rumitnya proses perniagaan penyu di Nusantara era VOC berkuasa.
Bagaimana rumitnya proses perniagaan penyu di Nusantara era VOC berkuasa.
Meski digemari hingga menjadi sushi paling populer, California roll dipandang oleh penggemar sushi puritan sebagai tiruan Amerika.
Meski digemari hingga menjadi sushi paling populer, California roll dipandang oleh penggemar sushi puritan sebagai tiruan Amerika.
Majalah Historia mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai majalah sejarah populer pertama.
Majalah Historia mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai majalah sejarah populer pertama.
Kapan dan Bagaimana asal-usul julukan Tim Garuda? Begini kisahnya.
Kapan dan Bagaimana asal-usul julukan Tim Garuda? Begini kisahnya.
Kisah komandan perempuan membebaskan kaumnya dari ISIS dan sistem sosial patriarki di bawah desingan peluru.
Kisah komandan perempuan membebaskan kaumnya dari ISIS dan sistem sosial patriarki di bawah desingan peluru.
transparant.png
bottom of page